🌕 Fashion Show Dari Koran
Beragamkostum dari limbah koran bekas mewarnai fashion show di Rutan Klas IIB Rowobelang Batang. - Halaman 2. Beragam kostum dari limbah koran bekas mewarnai fashion show di Rutan Klas IIB Rowobelang Batang. - Halaman 2. Selasa, 26 Juli 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com; TribunStyle.com;
LakonBatik Fashion Show by Platinum Adisucipto Hotel menggandeng desainer seperti Dadang Koesdarto, Theo Ridzky, Rony Billiardo (merangkap koreografer), SBK Photography, Tonny MUA, Kopi Legi, Donut Lumer, dan 28 Coffee. "Batik merupakan salah satu ciri khas budaya Indonesia sekaligus dilihat sebagai identitas bangsa.
VIVA- Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menanggapi hebohnya perizinan festival waria di Sidrap. MUI menyebut bahwa kegiatan tersebut dinilai melecehkan agama Islam karena pesta waria dipadukan dengan acara khatam Alquran. "Kalau hal ini tentu telah melecehkan agama. Apalagi itu yang dijadikan tameng.
BeritaCitayam Fashion Show - Momen kocak terjadi saat Bonge Citayam Fashion Week bertemu dengan Raffi Ahmad di sebuah acara stasiun televisi. Awalnya, Raffi Ahmad hendak mengajak Bonge untuk foto bareng. Alih-alih menerima tawaran itu, Bonge justru 'memalak' Raffi dengan meminta uang Rp 5 ribu.
TEMPOCO, Jakarta - Untuk pertama kalinya sejak 2019, produk makanan dan minuman Australia kembali dipromosikan di Food Hotel Indonesia (FHI) sebagai bagian dari program inovasi yang diselenggarakan oleh negara bagian New South Wales (NSW), Australia.. Acara FHI tahun ini diadakan secara langsung, pada 28 Juli 2022, di Jakarta International Expo Kemayoran.
Dalamrangka memperingati hari bumi, salah satu mall di Bekasi menggelar lomba fashion show. Busana yang diperagakan adalah busana yang terbuat dari koran bekas. Penggunaan koran bekas bertujuan agar masyarakat peduli dengan lingkungan.Dok: Reportase Trans TV
SERANG- Memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMPN 2 Kota Serang mengadakan lomba pentas busana. Menariknya, busana yang dikenakan terbuat dari bahan limbah plastik dan koran bekas. Tiap-tiap kelas mengutus dua orang untuk memperagakan busana dari bahan limbah. Limbah tersebut dibuat gaun dan busana untuk fashion show.
FenomenaCitayam Fashion Week tengah menjadi sorotan publik belakangan ini.Ini setelah ratusan remaja dari Citayam, Depok, dan Bojonggede memadati kawasan Sudirman. Melalui pantauan Koran Jakarta, pada Rabu (13/7), pukul 15.43, kawasan Sudirman, stasiun BNI City mulai dipadati remaja dengan beragam mode atau gaya berpakaian layaknya street fashion.
AjangCitayam Fashion Week yang tengah menjadi sorotan publik, bukan satu-satunya wilayah yang populer karena fenomena fashion jalanannya. Kawasan Harajuku di Tokyo, Jepang, bisa dibilang telah lebih dulu memulai demam street style. Keduanya pun memiliki berbagai kesamaan yang mendasarinya.
Yanganak-anak Citayam atau Bojong Gede naik kereta turun di Sudirman, semua kayak fashion show di situ," ujar Jovial dikutip dari Instagram @matanajwa. "Keren ya, lucu ya. Menurutku lucu dan menurutku itu cara kreatif aja sih," kata Najwa dan langsung disetujui oleh Jovial.
SuasanaKerumumanan para remaja yang gemar hangout, mengenakan style uniknya masing-masing di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu 17 Juli 2022. Anak-anak remaja tersebut kebanyakan berasal dari Citayam, Bojonggede, Depok, Bekasi, dan sekitarnya. Kebanyakan mereka menikmati suasana dengan kumpul-kumpul bercanda dan berfoto-foto.
TEMPOCO, Jakarta - Louis Vuitton menunjukkan koleksi terbaru di Paris Fashion Week, Senin 7 Maret 2022. Model dan aktris Korea, Jung Ho Yeon menjadi pembukan fashion show rumah mode yang mengadakan pertunjukan catwalk di dalam Musée D'Orsay Paris. Di bagian tengah stasiun kereta Beaux Arts yang berubah menjadi museum seni, Cynthia Erivo, Emma Stone, Alicia Vikander, dan bintang-bintang
IQts6a.
BATANG - Berikut ini video lomba fashion show kreasi limbah koran di Rumah Tahanan. Beragam kostum dari limbah koran bekas mewarnai fashion show di Rutan Klas IIB Rowobelang Batang. Warga binaan yang menjadi peraga berlenggak-lenggok sesuai karakter kostum yang dikenakan. Mulai dari karakter kostum ala Gatotkaca, Semar, Suku Dayak, Gaun Putri, Harry Potter, dan berbagai karakter lainnya. Sorak-sorai tepuk tangan penonton yang juga warga binaan dengan riuh menggema sepanjang peragaan kostum limbah koran. Meski hadiah yang diperoleh tidak seberapa namun peserta tetap semangat meraih juara dengan peragaan yang maksimal sesuai karakter kostum. Satu di antaranya Guntur Raharjo yang membuat kostum Suku Dayak Panglima Burung. Bersama timnya yang berjumlah tiga orang, dia membutuhkan waktu dua hari dua malam untuk membuat kostum tersebut. "Untuk membuat ini sekitar dua hari dua malam kesulitannya saat mengukir gambarnya dan membentuk koran agar sesuai yang diinginkan, tapi semua bisa dilakukan dan jadi yang penting sabar, telaten," tuturnya kepada Senin 24/8/2020. Dia mengatakan memang sengaja memilih kostum suku dayak panglima burung karena unik. Dengan kostum dan peragaan yang dia bawakan Guntur mendapatkan juara dua kategori rias dan fashion show. "Saya pernah melihat saat upacara 17 Agustus di Istana Presiden itu ada yang memakai kostum itu, saya baru tau dan saya pikir itu unik," ujarnya. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Batang, Doni Arif Setiawan mengatakan acara fashion show ini bekerjasama dengan sebuah sanggar yang konsepnya memanfaatkan limbah. "Untuk acara fashion show ide dari Karutan sendiri yang kebetulan juga kami bekerjasama dengan sanggar, konsepnya memang memanfaatkan limbah yang mudah digunakan salah satunta koran dikreasikan menjadi kostum," tuturnya.
Negara - Puluhan siswa unjuk gaya dalam ajang lomba fashion show yang digelar oleh anak anak SDN 3 Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana Bali, Rabu 21/9/2022. Menariknya, lomba ini menggunakan pakaian berbahan barang detikBali, Kepala Sekolah SDN 3 Baler Bale Agung, Desak Made Dwi Ambari mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program jeda semester dengan melaksanakan kegiatan lomba fashion show dari barang-barang bekas."Ini adalah salah satu program kami, projek P5 yaitu Gamastra Sapa Gerakan Merdeka Siswa Trilangga Sadar Sampah," jelasnya. Desak menjelaskan, kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 ini adalah kegiatan pembuatan baju atau pelaksanaan fashion show yang menggunakan barang barang bekas, seperti, plastik, koran bekas dan hingga saat ini masalah yang masih sering dihadapi adalah masalah sampah. Bahkan tidak hanya di sekolah, namun di semua elemen masyarakat sampah masih menjadi momok mengerikan yang harus ditangani pihaknya bersama para guru membuat tim projek P5, dengan memanfaatkan sampah, baik itu sampah organik maupun kami yang utama adalah masalah sampah sebenarnya. Untuk sampah anorganik sampah plastik, kami gunakan barang bermanfaat salah satunya adalah ecobrik, baju seperti anak anak yang dipakai sekarang ini," itu, kata Desak, pihaknya juga membuat kreatifitas yang lain seperti kerajinan tangan dari barang bekas yang sudah dibuat oleh beberapa anak anak yang lainnya. Di samping juga melibatkan para orang tua murid. "Sementara ini, kita masih kolaborasi dengan orang tua," fashion show ini di ikuti oleh 23 peserta dari anak anak SDN 3 dengan jumlah keseluruhan siswa sebanyak 109 siswa. Untuk kategori penilaian, peserta dinilai dari detail kreativitas pakai yang dibuat, kemudian dari ekspresi atau gaya di Putu Gyna Aika putri, 10 anak kelas IV mengaku senang mengikuti kegiatan lomba fashion show ini. Pakai yang terbuat dari koran bekas dibuat oleh ibunya dan bapaknya. "Dari koran bekas, ibu sama bapak yang membuatkan. Saya ikut bantuin juga," ungkapnya. Simak Video "Meriahnya Peragaan Busana, Jakarta" [GambasVideo 20detik] hsa/hsa
fashion show dari koran